Selasa, 02 Juni 2015

Tugas Bahasa Indonesia

Pertanyaan
1.      Apa yang dimaksud dengan kohesi dan koherensi
2.      Ciri-ciri teks kohesi dan koherensi
3.      Ada berapakah sudut pandang? Jelaskan!
4.      Bagaimana cara menggali suasana
5.      Apakah yang dimaksud dengan point of view (sudut pandang)? Berikan contohnya!
6.      Bagaimana cara mudah menemukan ide pokok dalam teks eksplanasi
7.      Apa yang dimaksud statemen umum?
8.      Contoh kata gabungan beserta maknanya
9.      Bagaimana cara untuk mengetahui struktur cerita pendek
10.  Bagaimana cara mencari sudut pandang
11.  Bagaimana cara mencari kalimat utama dalam sebuah cerita yang benar
12.  Hal apa yang harus diperhatikan sebelum membuat teks eksplanasi
13.  Bagaimana cara mencari ide pokok
14.  Bagaimana maksud dari menggerakan tokoh dalam menulis cerpen
15.  Perbedaan dari intra kalimat kordinatif dengan intra subordinatif adalah
16.  Apa yang dimaksud repetisi
17.  Bagaimana cara proses pembentukan kata imbuhan dan kata dasar
18.  apa perbedaan cerita pendek dengan teks eksplanasi
Jawaban
1.      – Kohesi adalah keterikatan antar unsur dalam struktur sintaksis atau struktur wacana yang ditandai antara lain konjungsi, pengulangan, penyulihan dan pelesapan.
–Koherensi adalah pengaturan secara rapi kenyataan dan gagasan fakta dan ide menjadi suatu untaian yang logis sehingga mudah memahami pesan yang dihubungkan.
2.      – Ciri-ciri teks kohesi :
Yang pada dasarnya mengacu kepada hubungan bentuk, artinya unsur-unsur wacana (kata atau kalimat) yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki keterkaitan secara padu dan utuh. Contoh kohesi : Pada musim hujan terjadi banjir, hujan turun dengan deras. Sinar matahari berkurang. Langit selalu mendung dan tertutup awan.
–Ciri-ciri teks Koherensi :
Memiliki keterkaitan antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya, sehingga memiliki kesatuan makna yang utuh. Contoh koherensi : Buah apel adalah salah satu buah yang sangat tidak diragukan kelezatan rasanya. Menurut beberapa penelitian dibalik kelezatan dari rasa buah apel ternyata juga mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.
3.      Sudut pandang (point of view) adalah salah satu unsur yang menjadi kunci kesuksesan cerita. Karena, sebelum kita membuat cerita, kita harus terlebih dahulu menentukan sudut pandang untuk membangun cerita agar sempurna. Sudut pandang terbagi menjadi 2, yaitu :
     -Sudut pandang orang pertama, yaitu penulis sebagai pelaku utama.
Sudut pandang orang ketiga, yaitu hanya mencerita atau pengarang sebagai pencerita.
4.      Harus sesuai dengan keadaan suasana hati sendiri, agar bisa merasakan suasana nyata atau ikut merasakannya dengan suasana tersebut.
5.      Sudut pandang (point of view) adalah salah satu unsur yang menjadi kunci kesuksesan cerita. Karena, sebelum kita membuat cerita, kita harus terlebih dahulu menentukan sudut pandang untuk membangun cerita agar sempurna. Sudut pandang terbagi menjadi 2, yaitu sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.
Contoh teks sudut pandang orang pertama :
Aku mempunyai adik yang sangat aku sayangi. Kami tinggal bertiga dengan Nenek di sebuah gubuk, hidup kami sangat butuh perjuangan. Tidak disadari sudah beberapa minggu, ternyata adik aku terkena kanker otak dan agar dia sembuh adalah melakukan operasi, disitulah aku mulai perjuangan yang besar. Aku mencari uang untuk membiayai operasi adik aku dengan berjualan ubi rebus, dan Nenek kami yang sudah tua itu hanya bisa mencari ubi untuk makan keseharian kami. Aku sering menangis pada malam hari saat melihat adik yang kesakitan saat tidur dan melihat tidur nenek ku yang kelihatan sangat lelah untuk mengurus aku dan adik ku. 2 minggu kemudian, adik ku menangis kencang kesakitan, aku langsung menggendongnya menuju RS, nenek hanya bisa melihat dengan berjatuhannya air mata. Saat itu dokter menyatakan bahwa adik ku meninggal karena kankernya itu yang sudah amat parah. Aku sangat telat untuk memberi adik aku operasi, sehingga dia pergi dengan kesakitannya itu, aku pulang dengan suasana hati yang tak dimengerti, pikiranku rumit entah kemana. Saat itulah aku mempunyai mimpi sebagai dokter agar bisa mengurangi orang yang merasakan kesakitan seperti adik ku.
Contoh teks sudut pandang orang ketiga :
Ada anak bernama Mita, dia adalah anak yang sangat pintar dan baik hati. Dia memiliki keluarga yang sangat rukun, hidup dia sangat tenang. Dia selalu menolong orang kesusahan dimanapun dia melihatnya. Dia pun ingin menolong orang tuanya mendapatkan uang dengan bekerja paruh waktu, meskipun keluarga dia cukup kaya.
6.      Membaca teks dengan fokus dan baik, itupun akan membuat kita mudah menemukan idek pokok dari setiap truktur eksplanasi diantaranya pernyataan umum, deretan penjelas dan interpretasi.
7.      Statemen umum adalah
8.      - bangku bambu : kursi yang terbuat dari bambu
- karung terigu : karung yang digunakan untuk terigu
- kain kebaya : kain yang digunakan urntuk membuat kebaya
- sandal plastik : sandal yang terbuat dari bahan plastik
- air mata : air yang keluar dari mata
-tempat tidur : tempat yang dipakai untuk tidur
9.      Bila kita sedang membaca teks kemudian kita menemukan atau membaca adanya perkenalan, konflik pertentangan-pertentangan antara tokoh dengan tokoh yang lain dan penyelesain masalah, kita sudah menemukan struktur cerpen. Karena bagian perkenalan (orientasi), konflik-konflik (komplikasi) dan penyelesaian (resolusi). Disitulah kita mengetahui struktur cerpen.
10.  Bila kita mencari sudut pandang orang pertama, kita cukup mengetahui bahwa teks tersebut menceritakan tentang si pengarang cirinya menggunakan kata “Aku”. Dan bila kita mencari sudut pandang orang ketiga, kita cukup mengetahui bahwa teks tersebut si pengarang menceritakan tentang orang lain dengan ciri menggunakan kata “dia”.
11.  Cara mencari kalimat utama dalam sebuah cerita yang benar adalah memastikan :
1. Mengandung permasalahan yang dapat diuraikan lebih lanjut
2. Biasanya berupa kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri
3. Mempunyai arti yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lain
4. Dapat dibentuk tanpa kata sambung atau transisi
5. Pada paragraf induktif, kalimat utama sering kali ditandai kata-kata kunci seperti sebagai kesimpulan yang penting.
12.   Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat teks eksplanasi :
1.      tentukan judul yang sesuai dengan tema yang kamu pilih.
2.      sesuaikan cerita dengan tema yang kamu pilih, jangan sampai menyimpang.
3.      membuat kerangka karangan yang jelas, gagasan yang sesuai tema, berisi pokok pikiran yang logis, serta konsisten terhadap tema dan judul.
4.      selalu memperhatikan isi dari karangan.
5.      Menguasai tema serta pokok bahasan yang akan kita tulis 
6.      Patuh pada kerangka karangan yang telah kita buat sebelumnya
7.      Dimungkinkan menggunakan istilah ilmiah
13.   Cara menemukan ide pokok :
1.membaca kalimat dalam paragraf satu demi satu
2. menentukan inti paragraf tersebut. inti paragraf itulah yg disebut pikiran utama/ide pokok.
14.  Memberi karakter sesuai tema.
15.  Perbedaan dari intra kalimat kordinatif dengan intra subordinatif :
intrakalimat koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaksis yang sama. Sedangkan intrakalimat subordinatif yaitu konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaksis yang tidak sama. Jadi perbedaannya adalah koordinatif menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaksis yang sama, sedangkan subordinatif menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaksis yang tidak sama.
16.  Repetisi adalah kata ulang.
17.  Proses pembentukan kata imbuhan dan kata dasar :
Cari kata dasar telebih dahulu seperti contohnya ambil dan diberi imbuhan meng-, menjadi mengambil.
18.  Perbedaan cerita pendek dengan teks eksplanasi :
      -Cerita pendek adalah suatu bentuk prosanaratiffiktif, yang mempunyai struktur orintasi, komplikasi dan resolusi. Sedangkan,
      -Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan hubungan logis dari beberapa peristiwa,
Yang memiliki struktur pernyataan umum,deretan penjelas,dan interpretasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar